Orang bilang, satu tambah satu
itu dua.
Ya, memang semudah itu.
Tapi diantara nol hingga satu saja, masih banyak angka
yang harus dilewati.
0,01 0,02 0,03 belum lagi 0,1 0,2 dan sekian banyaknya.
Bagaimana dari nol hingga dua?
Apalagi nol hingga sepuluh. Bahkan hingga seribu. Berapa
banyak angka yang harus ditempuh untuk mencapai angka yang kita mau?
Terlihat mudah dan cepat memang.
Sama halnya seperti hari-hari yang telah ku lewati dengan mu.
Detik yang berganti menit, menit yang berganti jam, jam
yang berganti hari, hari yang berganti minggu, minggu yang berganti bulan, dan
bulan yang berganti tahun.
Dapatkah kau bayangkan apa saja yang telah kita lewati
selama ini?
Berapa banyak masalah yang selalu bisa teratasi.
Saling mencoba memadamkan ego diri sendiri demi melihat
yang lain tersenyum.
Memendam amarah yang kadang terlepas dan menyakiti satu
dengan yang lainnya.
Namun hal tersebut tidak membuat aku atau kamu
melenggang begitu saja.
Justru berada tepat di depan mata dan saling menguatkan.
Bagi orang lain yang melihat memang terasa cepat, terasa mudah.
Namun apa yang kurasa tidak semudah itu.
Dan tak semudah itu pula aku pergi darimu.
Maaf, aku tidak mudah pergi semudah dan secepat itu.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar