Mengadukan semua keluh kesahku
Menjerit dalam diam tentang apa yang kurasa
Aku mendengar balasannya
Langit mengirimkan gemuruh yang mewakilkan jeritanku
Serta merta menurunkan hujan untuk mewakili perasaanku
Memang langit tahu betul apa perasaanku
Terkadang hanya kelabu, terkadang gelap bercampur pilu
Terkadang hujan dengan halusnya, terkadang hujan bersama petirnya
Kurasa berat jadi hujan
Ia harus jatuh berkali-kali
Demi terciptanya sebuah pelangi
Diantara sekian kali ia jatuh, hanya beberapa kali saja terciptanya pelangi
Yang hanya sebentar menghiasi
Lalu pergi, menyisakan kelabu kembali





Tidak ada komentar:
Posting Komentar